Sejumlah jutawan terus berpindah dari Inggris ke negara-negara di Asia dan Timur Tengah, membuat status negara tersebut diragukan sebagai pusat keuangan, The Times melaporkan, mengutip laporan dari firma penasihat kewarganegaraan, Henley & Partners.
Menurut Henley & Partners, banyak jutawan kini lebih memilih untuk memindahkan dana mereka ke sejumlah wilayah tersebut. Inggris kehilangan daya tariknya bagi orang-orang super kaya, tambah laporan itu.
Sebelumnya, Inggris adalah tujuan pilihan bagi banyak individu berpenghasilan tinggi yang kini lebih memilih untuk pindah. Para analis di Henley & Partners menjelaskan bahwa UEA adalah negara paling menarik hartawan pada tahun 2022.
Sekitar 1.400 orang dengan kekayaan bersih lebih dari $1 juta meninggalkan Inggris di tahun sebelumnya. Perpindahan dimulai setelah referendum Brexit pada tahun 2016. Saat ini, sekitar 737.000 jutawan menetap di Inggris.