Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ TikTok dapat berpotensi putus hubungan dengan Tiongkok

back back next
Humor Forex:::2023-03-29T13:39:50

TikTok dapat berpotensi putus hubungan dengan Tiongkok

Layanan platform video berdurasi pendek asal Tiongkok yaitu TikTok pertama kali diluncurkan pada 2016. Aplikasi yang dikelola oleh ByteDance sebagai aplikasi anak perusahaan ini meraih popularitas masif di seluruh dunia. Menurut sumber dari TikTok, perusahaan berpoptensi memisahkan diri dari ByteDance. Kabarnya, manajemen TikTok mengumumkan bahwa mereka berniat berpisah dari induk ByteDance. Tindakan seperti ini dianggap sebagai formalitas yang dapat diterapkan perusahaan demi menghindari kemungkinan larangan dari pemerintah AS. Pihak berwenang AS mengatakan bahwa aplikasi media sosial ini mengancam keamanan nasional AS. Sehingga, jika TikTok gagal membuktikan bahwa aplikasi mereka tidak menimbulkan ancaman bagi negara, TikTok dapat memutuskan hubungan dengan negara asalnya dan dapat dijual atau go public. Selain itu, penghasilan platform jejaring sosial ini diperkirakan mencapai $40-$50 miliar. Otoritas AS khawatir TikTok sebagai perusahaan berbasis di Tiongkok yang dapat mengumpulkan data tentang pengguna AS dan mentransfernya ke pemerintah Tiongkok. Pada awal Maret, pemerintahan Presiden AS Joe Biden mendukung RUU yang diperkenalkan oleh para senator yang memungkinkan presiden melarang jejaring sosial asing termasuk TikTok. Sebelumnya, Bloomberg melaporkan bahwa perusahaan investasi Abu Dhabi Group 42 (G42) telah mengakuisisi saham di ByteDance. Rupanya, G42 melihat potensi besar di perusahaan Tiongkok karena pemulihan ekonomi Tiongkok mendukung raksasa teknologinya yang berhasil bertahan selama tiga tahun masa pembatasan Covid dan tindakan keras peraturan yang kian tidak ada habisnya.

Bagikan artikel ini:
back back next
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...