Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Goldman Sachs memprediksi defisit minyak mentah

back back next
Humor Forex:::2023-11-03T06:38:17

Goldman Sachs memprediksi defisit minyak mentah

Para analis pasar komoditas terus membahas potensi harga minyak untuk tahun 2024. Di tengah latar belakang gejolak geopolitik, para analis dari Goldman Sachs Group memprediksi terjadinya kekurangan minyak mentah, meskipun data inventaris saat ini bergejolak dan tidak menentu. Para analis memperkirakan bahwa laporan-laporan cadangan minyak saat ini mengindikasikan risiko persediaan yang berlebihan. Masalah permintaan jauh lebih kompleks. Risiko saat ini tidak didorong oleh "permintaan yang terus menurun atau oleh persediaan non-OPEC yang terus meningkat," yang mengarah pada situasi ketidakstabilan dan ketidakseimbangan. Selain itu, para ekonom merasa kesulitan untuk menyelaraskan perhitungan mereka ketika mereka harus beroperasi secara membabi buta. Dengan latar belakang ini, Goldman Sachs Group memperkirakan akan terjadinya defisit sebesar 1,1 juta barel per hari pada kuartal keempat tahun 2023 dan defisit sebesar 0,8 juta barel per hari pada tahun 2024. Menurut prakiraan, Brent diperkirakan akan mencapai $100 per barel pada bulan Juni mendatang dengan harga minyak kemungkinan akan berada di kisaran $80-$105. Prakiraan Goldman Sachs Group mengacu pada kalkulasi yang ditawarkan oleh pelacak inventaris global berfrekuensi tinggi. Selama lima pekan terakhir, indikator ini tidak menunjukkan penarikan persediaan dalam jumlah besar. Hasilnya, para analis bank ini terbukti lebih akurat dibandingkan mayoritas analis lainnya yang kalkulasinya didasarkan pada "perkiraan keseimbangan permintaan-penawaran." Goldman Sachs Group menjelaskan bahwa potensi defisit di pasar minyak oleh kontribusi negara-negara OPEC terhadap kenaikan harga minyak. Banyak anggota OPEC yang meningkatkan ekspor minyak mentah mereka atau mengurangi persediaan mereka di pasar domestik. Akibatnya, harga minyak melebihi nilai wajar yang dihitung oleh bank berdasarkan statistik persediaan. Selain itu, hal ini menyebabkan ketidakstabilan dalam perhitungan sehingga sulit untuk memprakirakan harga minyak.

Bagikan artikel ini:
back back next
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...