Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ AS yakin negara-negara Arab tidak akan menggunakan minyak sebagai senjata

back back next
Humor Forex:::2023-11-28T18:08:51

AS yakin negara-negara Arab tidak akan menggunakan minyak sebagai senjata

Dalam sebuah laporan dari The Financial Times, Amos Hochstein, penasihat keamanan energi untuk Presiden AS Joe Biden, mengatakan bahwa ia yakin jika negara-negara penghasil minyak Arab tidak akan menggunakan energi sebagai senjata. Terlepas dari situasi geopolitik yang rumit, termasuk keterlibatan Rusia dalam konflik besar dan ketegangan di Timur Tengah dimana rudal berterbangan di dekat ladang-ladang minyak, harga minyak tetap di dekat titik terendah mereka sejak awal 2023. Hal ini, menurut Hochstein, menunjukkan bahwa Amerika Serikat menangani tantangan-tantangan terkini dengan sangat baik, meskipun masa depan tetap sulit diprediksi. Hochstein juga menyoroti kerja sama yang kuat antara AS dan negara-negara Teluk Persia, khususnya Arab Saudi, dengan menekankan pentingnya koordinasi antara produsen dan konsumen minyak. The Financial Times mencatat adanya kekhawatiran di Arab Saudi mengenai penurunan harga minyak di bawah $80 per barel. Kerajaan Arab Saudi diperkirakan akan memperpanjang pemotongan produksinya sebesar 1 juta barel per hari pada rapat OPEC+ yang dijadwalkan untuk hari Minggu, 26 November mendatang. Pengurangan pasokan minyak lebih lanjut mungkin dibahas pada rapat tersebut, yang berpotensi mengurangi ketersediaan minyak global hingga 1 juta barel. Para analis percaya setiap keputusan yang diambil OPEC+, termasuk anggota-anggota kartel dan produsen minyak independen, akan dirangkai sebagai upaya untuk menjaga stabilitas pasar. Pekan ini, harga minyak mentah Brent berfluktuasi secara signifikan, melampaui $82 per barel pada 20 November dan turun di bawah $77 pada 16 November. Volatilitas pasar dikaitkan dengan laporan-laporan yang saling bertentangan dan kenaikan tak terduga dalam persediaan minyak AS, sehingga memicu kenaikan besar dalam pasokan pasar. Namun, muncul ketidakpastian mengenai respon Arab Saudi, dengan para ahli waspada akan potensi gangguan pasar dari produsen minyak terbesar dunia itu.

Bagikan artikel ini:
back back next
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...