Menurut Business Insider, penangkapan kapal tanker minyak Iran di Teluk Oman telah meningkatkan ketegangan geopolitik. Situasi ini khususnya berdampak pada industri pelayaran di Timur Tengah. Banyak analis menafsirkan tindakan Iran sebagai respons terhadap konflik sanksi tahun lalu, dengan AS menyita sebuah kapal tanker minyak Iran. Khususnya, kapal tanker St Nikolas disita sebagai pembalasan atas operasi tahun 2022 oleh Departemen Kehakiman AS. Dalam operasi tersebut, sebuah kapal yang kemudian dikenal sebagai Suez Rajan, yang membawa 980.000 barel minyak, ditangkap. Menurut pihak berwenang Iran, kapal tanker itu disita berdasarkan keputusan pengadilan sebagai tanggapan atas pencurian minyak Iran oleh pemerintah AS pada tahun 2023. Sebelumnya, para analis dan kantor berita media menyoroti peningkatan konflik di Laut Merah. Saat ini, militan Houthi terus menyerang kapal-kapal yang melintasi jalur perdagangan utama tersebut. Penilaian awal menunjukkan bahwa peningkatan serangan terhadap kapal kargo dapat menyebabkan lonjakan inflasi global karena meningkatnya biaya peti kemas dan asuransi kapal.