Perusahaan investasi BlackRock sedang mempertimbangkan untuk membeli lebih banyak Bitcoin pada tahun-tahun mendatang. Niat tersebut dapat dikaitkan dengan BTC yang meningkat dengan tajam menjadi %50.000 dan meningkatnya kepercayaan investor terhadap aset virtual.
Kini, manajer aset terbesar di dunia ini memiliki saham kecil di BTC, yang tidak terlalu positif untuk reputasi dana tersebut. Namun, menurut Rick Reeder, Kepala Investasi BlackRock, perusahaan tersebut akan memperluas portofolio investasi cryptonya dalam waktu dekat.
Seperti yang dilaporkan oleh The Wall Street Journal, Reeder mengelola berbagai portofolio, termasuk dana pemerintah dan dana pensiun. Kepala investasi ini juga memimpin departemen Alokasi Aset Global.
Reeder menekankan bahwa meningkatnya popularitas mata uang digital terkemuka ini menunjukkan potensi keuntungan di masa depan dalam jangka panjang. Selain itu, manajemen BlackRock telah lama mempertimbangkan Bitcoin sebagai kendaraan investasi.
"Waktu akan menunjukkan apakah ini akan menjadi bagian besar dari kerangka alokasi aset," ujar kepala korporasi manajemen investasi global terkemuka tersebut. "Saya pikir dari waktu ke waktu, orang-orang menjadi makin dengannya," tambahnya. Reeder menyimpulkan bahwa dengan makin meningkatnya minat terhadap aset digital, ada lebih banyak alat yang membantu orang-orang untuk terbiasa memiliki, membeli, dan menjual cryptocurrency.