Vitalik Buterin, pendiri Ethereum, memberi label cryptocurrency berbasis meme sebagai "aset yang diinvestasikan secara berlebihan". Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan atas laporan yang menyoroti lonjakan nilai token meme yang luar biasa. Misalnya saja dalam satu hari, Shiba Inu (SHIB) melonjak sebesar 62%, sedangkan Pepe (PEPE) meningkat sebesar 51%. Di tengah hiruk pikuk ini, pencipta Ethereum tersebut menyatakan keprihatinannya atas banyaknya modal yang mengalir ke pasar cryptocurrency berbasis meme. Buterin berpendapat bahwa masalah apresiasi nilai mata uang digital berbasis meme memiliki akar yang lebih dalam, jika ditelusuri kembali ke konsep infrastruktur. “Dalam beberapa kasus, infrastruktur mengacu pada barang publik, sementara dalam kasus lain, infrastruktur tersebut berkaitan dengan jaringan sosial dan jaringan blockchain. Saat ini, kategori infrastruktur tertentu terlalu banyak diinvestasikan, sedangkan kategori infrastruktur lainnya kurang dihargai,” tegas pendiri Ethereum ini. Buterin percaya bahwa komunitas crypto harus lebih memperhatikan proyek-proyek penting, seperti protokol "cross-chain" yang sepenuhnya terdesentralisasi dan layanan pembuatan nama domain dengan opsi verifikasi terdesentralisasi. Namun, investasi pada koin yang diterbitkan oleh startup tersebut tidak menjamin keuntungan yang tinggi, berbeda dengan investasi pada aset digital berbasis meme. Meskipun demikian, daya tarik altcoin seperti SHIB dan PEPE tidak tertandingi, dan saat ini, sulit untuk mempengaruhi tren ini, Buterin menyimpulkan.