Sektor swasta China meningkat di laju tercepat dalam sembulan bulan di bulan Maret pada kenaikan yang cepat dalam aktivitas jasa, data survei dari S&P Global ditunjukkan hari Kamis.
Indeks produksi gabungan Caixin naik menjadi 54,5 di bulan Maret dari 54,2 di Februari.
Angka tetap di atas netral 50,0 untuk bulan ketiga berturut-turut. Selain itu, laju pertumbuhan adalah yang paling curam sejak Juni 2022.
Data menunjukkan bahwa kenaikan kuat dalam aktivitas jasa diimbangi oleh kemajuan lebih lemah dalam produksi manufaktur.
Purchasing Managers' Index jasa naik menjadi 57,8 di bulan Maret dari 55,0 di Februari. Angka ini menandakan tingkat ekspansi tercepat sejak November 2020.
Pada bulan Maret, sektor manufaktur dan jasa berbeda dengan aktivitas jasa yang naik di laju lebih cepat, sementara itu aktivitas manufaktur bergeser, menunjukkan bahwa pondasi untuk pemulihan ekonomi masih belum kuat, ucap Ekonom Senior Caixin Insight Group Wang Zhe .
"Selanjutnya, pertumbuhan ekonomi masih akan bergantung pada dorongan permintaan domestik, khususnya peningkatan dalam konsumsi rumah tangga," ucap Wang.
Beijing bertujuan akan memperoleh pertumbuhan ekonomi dari sekitar 5,0 persen di 2023. Merupakan perekonomian kedua terbesar di dunia yang naik hanya 3,0 persen di 2022, menandakan ekspansi paling lambat dalam beberapa dekade.
Di level gabungan, total bisnis baru naik di laju yang lebih kuat, yang hanya secara fraksi lebih lambat dari rekor 21 bulan di Februari. Pertumbuhan pesanan baru dalam layanan mengumpulkan laju, sementara itu produsen mencatat kenaikan lebih lemah dalam penjualan.
Ekspor baru yang sedikit turun dikendalikan oleh penurunan baru permintaan asing untuk barang manufaktur.
Selain itu, survei PMI menunjukkan bahwa ketenagakerjaan naik sedang untuk bulan kedua berturut-turut. Tekanan inflasi stabil dan sedang.