Harga emas menunjukkan pergerakan nyata ke sisi bawah pada hari Senin seiring dengan berlanjutnya sesi trading setelah libur panjang Paskah di akhir pekan . Emas untuk pengiriman Juni merosot ke $22,60 menjadi $2.003,80 per ounce, ditutup lebih rendah selama tiga sesi beruntun. Penurunan tajam harga logam mulia ini datang ditengah kenaikan nilai dolar AS, dengan indeks dolar AS naik hingga 0,5 persen. Dolar bergerak lebih tinggi sementara Departemen Tenaga Kerja mengawasi dengan seksama laporan pekerjaan bulanan yang menunjukkan ketenagakerjaan di AS naik sesuai dengan estimasi ekonom pada bulan Maret. Laporan mengatakan ketenagakerjaan sektor non pertanian naik 236.000 lapangan kerja pada bulan Maret setelah melonjak 326.000 dengan revisi ke atas pada bulan Februari. Para ekonom sebelumnya memperkirakan ketenagakerjaan naik sekitar 240.000 lapangan kerja dibandingkan dengan tambahan 311.000 lapangan kerja yang awalnya dilaporkan untuk bulan sebelumnya. Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja mengatakan tingkat pengangguran turun menjadi 3,5 persen pada bulan Maret dari 3,6 persen pada bulan Februari. Tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap sama. Pada akhir laporan, CME Group's FedWatch Tool saat ini memperkirakan peluang sebesar 69,7 persen bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sebanyak seperempat poin pada bulan berikutnya. Trader juga menantikan data inflasi kunci di akhir pekan bersama dengan laporan mengenai penjualan ritel dan produksi industri serta notulen rapat terbaru Federal Reserve.