Setelah menunjukkan sedikit perubahan selama dua sesi sebelumnya, harga minyak mentah menunjukkan pergerakan penting ke bawah selama trading pada hari Senin.
Minyak mentah untuk pengiriman bulan Mei turun $0,96 menjadi $79,74 per barel setelah sedikit naik $0,09 menjadi $80,70 per barel pada sesi sebelumnya.
"Harga minyak mentah melayang lebih rendah karena sebagian besar pedagang energi masih menepi hingga kita mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai prospek pertumbuhan global," ucap Edward Moya, analis pasar senior di OANDA.
Penurunan harga minyak mentah terjadi karena kekhawatiran tentang prospek perekonomian global yang membayangi kekhawatiran tentang pasokan.
"Pekan ini, kita akan mengetahui apakah perekonomian AS mengambil langkah-langkah ke kolam resesi atau apakah itu akan melakukan peluru meriam ke dalamnya," ucap Moya.
Dia menambahkan, "Wall Street harus memiliki pegangan yang kuat pada lintasan ekonomi setelah mendapat laporan inflasi penting, angka penjualan ritel terbaru, dan pendapatan bank bersama dengan pandangan masing-masing untuk konsumen Amerika."