Jepang membukukan surplus transaksi berjalan sebesar 2,772 triliun yen pada bulan Juli, Kementerian Keuangan menyatakan pada hari Jumat. Angka ini melampaui ekspektasi surplus sebesar 2,295 triliun yen dan meningkat dari surplus 1,509 triliun yen di bulan Juni. Ekspor turun 0,6 persen per tahun menjadi 8,556 triliun yen, sementara impor merosot 13,3 persen per tahun menjadi 8,488 triliun yen sehingga menghasilkan surplus perdagangan sebesar 682 miliar yen. Neraca modal menunjukkan defisit sebesar 65,3 miliar yen, sedangkan transaksi keuangan mencatat surplus sebesar 2,295 triliun yen.