Meskipun pengangguran meningkat, pertumbuhan upah Inggris mencatat pertumbuhan terkuat dalam rekor dalam tiga bulan hingga Juli menambahkan tekanan pada Bank of England untuk meningkatkan suku bunga lebih jauh pada rapat mendatang bulan ini.
Tingkat pengangguran naik sebesar 4,3 persen dalam tiga bulan hingga Juli dari 4,2 persen di periode sebelumnya, Kantor Statistik Nasional melaporkan hari Selasa. Suku bunga muncul sesuai dengan ekspektasi. Terkait pertumbuhan upah, data menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan diluar bonus yang paling naik sejak rekor di mulai pada 2001. Pembayaran reguler naik 7,8 persen per tahun pada periode Mei hingga Juli, sesuai dengan ekspektasi.
Termasuk bonus, pertumbuhan tahunan dalam pendapatan rata-rata 8,5 persen melawan kenaikan yang diperkirakan di 8,2 persen.
Penurunan kondisi pasar tenaga kerja masih belum melakukan pelonggaran dalam pertumbuan upah, ujar ekonom di Capital Economics, Ashley Webb.
Perkembangan upah menunjukkan bahwa kerja BoE masih belum selesai dan mendukung penilaian bahwa Bank akan semakin meningkatkan suku bunga 25 basis poin minggu depan ke level puncak 5,50 persen, dan menjaga suku bunga tetap hingga paruh kedua tahun depan, ekonom menambahkan.Rapat BoE pada 21 September. Bank telah meningkatkan tingkat standar selama rapat keempat belas berturut-turut, membawa suku bunga ke ketinggian sejak awal 2008.
Dalam tiga bulan hingga Juli, tingkat pengangguran turun ke 0,5 persentase poin dari kuartal sebelumnya ke 75,5 persen terutama karena penurunan pada karyawan mandiri purna waktu.
Data menunjukkan bahwa karyawan yang digaji turun 1.000 dari bulan Juli menjadi 30,1 juta pada bulan Agustus.
Angka estimasi lowongan pekerjaan turun 64.000 pada satu kuartal menjadi 989.000 pada bulan Juni hingga periode Agustus. Lowongan pekerjaan turun selama 14 periode berturut-turut.
Pada bulan Juli, sekitar 281.000 hari kerja terbuang akibat masalah ketenagakerjaan, ONS mengungkapkan.