Dolar Selandia Baru melemah terhadap mata uang utama lainnya dalam sesi Asia hari Rabu, setelah data menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di Selandia Baru meningkat pada kuartal ketiga tahun 2023. Kontraksi tak terduga pada PMI manufaktur Caixin China juga membebani mata uang tersebut. Data dari Statistik Selandia Baru menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di Selandia Baru berada pada skala penyesuaian musiman sebesar 3,9 persen pada kuartal ketiga tahun 2023. Angka tersebut sesuai dengan ekspektasi dan naik dari 3,6 persen pada tiga bulan sebelumnya. Perubahan lapangan kerja di Selandia Baru turun 0,2 persen pada kuartal ini dibandingkan dengan perkiraan peningkatan sebesar 0,4 persen dan turun dari 1,0 persen pada tiga bulan sebelumnya. Data dari S&P Global menunjukkan bahwa PMI manufaktur Caixin China turun menjadi 49,5 pada bulan Oktober, dari 50,6 pada bulan sebelumnya. Para ekonom memperkirakan PMI akan meningkat menjadi 50,8, meskipun masih berada di bawah garis netral 50 yang memisahkan ekspansi dan kontraksi. Para trader nampaknya enggan mengambil langkah signifikan dan akan memperhatikan pernyataan The Fed sebagai petunjuk mengenai prospek suku bunga. The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya tidak berubah. FedWatch Tool dari CME Group saat ini menunjukkan kemungkinan 97,1 persen bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Rabu dan 68,9 persen kemungkinan suku bunga tidak berubah pada bulan Desember. Pada perdagangan Asia hari ini, dolar Selandia Baru turun ke posisi terendah 6 hari di 0,5789 terhadap dolar AS dan 1,8256 terhadap euro, dari harga penutupan kemarin masing-masing di 0,5825 dan 1,8153. Jika kiwi melanjutkan tren turunnya, kemungkinan besar akan mendapat support di sekitar 0,56 melawan greenback dan 1,83 melawan euro. Terhadap dolar Australia, kiwi turun ke level terendah 2 hari di 1,0922 dari nilai penutupan hari Selasa di 1,0875. Pada sisi negatifnya, 1,10 dipandang sebagai level support berikutnya untuk kiwi. Kiwi turun tipis menjadi 87,56 terhadap yen, dari nilai penutupan kemarin di 88,35. Kemungkinan target penurunan berikutnya untuk kiwi terlihat di sekitar wilayah 86,00. Selanjutnya, indeks harga rumah nasional Inggris untuk bulan Oktober, laporan PMI dari berbagai negara Eropa dan Inggris untuk bulan Oktober akan dirilis di sesi Eropa. Di sesi New York, data persetujuan hipotek MBA AS, laporan PMI AS dan Kanada untuk bulan Oktober, data belanja konstruksi AS untuk bulan September, data minyak mentah EIA AS dijadwalkan untuk dirilis. Pada pukul 14.00 ET, Federal Reserve akan mengumumkan keputusan suku bunganya. Bank sentral AS secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada 5,5 persen, namun para trader akan memperhatikan pernyataan yang menyertainya sebagai petunjuk mengenai prospek suku bunga. Setengah jam kemudian, Ketua Fed Jerome Powell akan berbicara pada konferensi pers menyusul keputusan suku bunga.