Pada hari Kamis Tiongkok akan merilis angka-angka harga konsumen bulan Oktober, menyoroti hari yang sederhana untuk aktivitas ekonomi Asia Pasifik.
Inflasi secara keseluruhan diperkirakan akan turun 0,2% per tahun menyusul angka yang datar pada bulan September, sementara harga produsen diperkirakan akan mengalami kontraksi tahunan sebesar 2,8% setelah turun 2,5% pada bulan sebelumnya.
Jepang akan memberikan angka-angka bulan September untuk transaksi berjalan dan juga memberikan hasil bulan Oktober untuk pinjaman bank dan survei pengamat lingkungan. Surplus transaksi berjalan dipatok pada 3,00 triliun yen, naik dari 2,80 triliun yen pada bulan Agustus. Pinjaman bank terlihat lebih tinggi sebesar 2,8% tahunan, turun dari 2,9% pada bulan September. Survei pengamat lingkungan hidup diperkirakan akan menunjukkan skor 50,1, naik dari 49,9 pada bulan sebelumnya.
Indonesia akan merilis data penjualan ritel pada bulan September; pada bulan Agustus, penjualan naik 1,1% per tahun.
Thailand akan merilis data indeks kepercayaan konsumen untuk bulan Oktober; pada bulan September, skor indeks adalah 58,7.