Gubernur Bank of England Andrew Bailey mengatakan bahwa pasar keuangan terlalu menaruh perhatian pada rilis data saat ini dan meremehkan kegigihan inflasi. Pada rapat Treasury Select Committee hari Selasa, Bailey mengatakan bahwa penurunan inflasi merupakan kabar baik. Inflasi akan mengakhiri tahun ini sedikit lebih rendah dari perkiraan bank sentral, Gubernur BoE mengatakan kepada anggota parlemen. Namun, Bailey mengatakan bank sentral mengkhawatirkan potensi bertahannya inflasi dalam perjalanannya menuju target 2 persen. Mengenai saran untuk menaikkan target inflasi menjadi 3 persen, Bailey mengatakan bahwa itu adalah argumen yang sangat buruk. Ia menegaskan bahwa target harus tetap pada 2 persen. Pada pertemuan kebijakan bulan November, Komite Kebijakan Moneter memutuskan untuk mempertahankan suku bunga bank pada 5.25% dalam voting terpisah. Para pembuat kebijakan Jonathan Haskel, Catherine Mann dan Megan Greene menyerukan kenaikan suku bunga sebesar seperempat poin. Pada rapat tersebut, anggota eksternal MPC, Catherine Mann, mengatakan bahwa kebijakan moneter yang lebih ketat akan dibutuhkan baik untuk mengurangi inflasi maupun untuk menyelaraskan ekspektasi inflasi dengan target. "Meskipun saya mengakui bahwa sikap kebijakan moneter telah mulai menjadi restriktif, namun hal ini terjadi baru-baru ini dan tidak terlalu banyak," tambah Mann. Anggota MPC Dave Ramsden mengatakan, "Mengingat penilaian saya terhadap prospek dan risiko-risiko yang ada, saya tidak menutup kemungkinan untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut di masa depan, namun saya akan terus membuat keputusan berdasarkan pertemuan demi pertemuan."