Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Michele Bullock mengatakan bahwa pengetatan kebijakan moneter yang lebih substansial merupakan respon yang tepat untuk menjinakkan inflasi yang didorong oleh permintaan. Tantangan inflasi yang tersisa adalah inflasi yang semakin meningkat dan didorong oleh permintaan daripada inflasi yang disebabkan oleh gangguan dari sisi penawaran, ujarnya pada acara Makan Malam Tahunan Ekonom Bisnis Australia pada hari Rabu. "Pengetatan kebijakan moneter yang lebih substansial adalah respon yang tepat untuk inflasi yang diakibatkan oleh permintaan agregat yang melebihi potensi ekonomi untuk memenuhi permintaan tersebut," kata Bullock. Bullock mencatat bahwa kebijakan moneter akan memiliki pengaruh yang terbatas terhadap inflasi yang didorong oleh gangguan pasokan global. Ia juga menyatakan keprihatinannya akan tantangan yang ditimbulkan oleh pertumbuhan upah yang cepat dalam memerangi inflasi yang tinggi. "Kami masih harus menurunkan inflasi kembali ke target sambil mempertahankan sebanyak mungkin keuntungan yang telah dicapai di pasar tenaga kerja selama beberapa tahun terakhir", kata Bullock. "Kami masih berusaha untuk menapaki jalan sempit itu."