Pada hari Selasa, pasar Kanada mengalami salah satu penurunan paling signifikan dalam beberapa bulan. Hal ini terutama didorong oleh kekhawatiran terkait prospek pertumbuhan dan suku bunga negara tersebut, serta lemahnya harga komoditas. Penurunan ini terjadi tepat sebelum pengumuman Federal Reserve mengenai kebijakan moneter.
Indeks utama S&P/TSX Composite ditutup 297,08 poin, sekitar 1,35%, lebih rendah pada 21.714,54. Penurunan terbesar terlihat pada sektor energi dan material, dengan indeks-indeks yang dibatasi untuk kedua sektor tersebut mengalami penurunan sekitar 3%. Industri seperti teknologi, industri, dan bahan pokok konsumen juga mengalami kerugian besar.
Perusahaan-perusahaan terkemuka seperti Ag Growth International, Cameco Corporation, Molson Coors Canada, Methanex Corporation, Precision Drilling Corporation, TFI International, goeasy, dan Colliers International mengalami penurunan harga saham antara 2 hingga 7%. Dari semua itu, Ag Growth International terkena dampak paling parah, dengan harga saham anjlok hampir 14%.
Di sisi lain, beberapa perusahaan mengalami kenaikan yang signifikan. Canopy Growth Corporation mengalami lonjakan harga saham yang mengesankan sebesar 80%. Demikian pula, Aurora Cannabis dan Tilray Brands meningkat masing-masing sebesar 46.2% dan 42%.
Restaurant Brands International melaporkan peningkatan sebesar 3,6% setelah mengumumkan laba yang disesuaikan sebesar US$ 331 juta, atau US$ 0,73 per saham, untuk kuartal pertama tahun ini. Angka ini sedikit lebih rendah dari laba Q1 tahun lalu yang mencapai US$340 juta atau US$0,75 per saham.
Perusahaan-perusahaan lain seperti Cargojet, CCL Industries, dan Boyd Group Services juga ditutup dengan keuntungan yang jauh lebih tinggi.
Terlepas dari perubahan-perubahan finansial ini, data dari Statistik Kanada menunjukkan bahwa ekonomi nasional hanya tumbuh 0,2% di bulan Februari, sebuah angka yang kurang dari estimasi awal sebesar 0,4%. Estimasi awal untuk Maret 2024 menunjukkan bahwa ekonomi Kanada diperkirakan tidak akan berubah.