TOKYO, 15 Mei 2024 – Jepang menghadapi penurunan tajam dalam permintaan eksternal produk domestik bruto (PDB) pada kuartal pertama 2024. Menurut data terbaru yang diumumkan pada 15 Mei 2024, indikator permintaan eksternal PDB negara ini terkontraksi hingga -0,3%, dibandingkan dengan pertumbuhan sedikit sebesar 0,2% pada kuartal keempat 2023.
Penurunan signifikan ini menunjukkan adanya tantangan ekonomi global yang mempengaruhi ekspor dan permintaan produk Jepang di pasar internasional. Perbandingan secara quarter-over-quarter (QoQ) ini menggarisbawahi ketidakpastian ekonomi yang dihadapi Jepang setelah menunjukkan indikasi positif di kuartal sebelumnya.
Situasi ini tentu menambah tekanan bagi pembuat kebijakan Jepang untuk mengevaluasi dan memperbaiki strategi ekonomi guna mendorong kembali pertumbuhan permintaan eksternal. Para analis memprediksi bahwa pemerintah mungkin perlu mempertimbangkan langkah-langkah lebih lanjut untuk mendukung ekspor dan memperkuat daya saing produk Jepang di pasar global.