Moderna, Inc. (MRNA) mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka telah mendapatkan hibah proyek senilai $176 juta melalui Rapid Response Partnership Vehicle, yang didanai oleh Biomedical Advanced Research and Development Authority (BARDA) di dalam Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat AS. Hibah ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan vaksin influenza pandemi berbasis mRNA.
Pendanaan ini akan mendukung tahap pengembangan lanjutan dari vaksin berbasis mRNA yang dimaksudkan untuk mendapatkan lisensi vaksin pra-pandemi yang menargetkan virus influenza H5. Virus ini dikenal menyebabkan penyakit yang sangat menular dan parah pada burung dan memiliki risiko potensial penularan ke manusia.
Perjanjian ini juga mencakup langkah-langkah untuk mempersiapkan dan mempercepat respons terhadap krisis kesehatan masyarakat di masa depan.