Johannesburg, 3 Juli 2024 – Data terbaru dari S&P Global menunjukkan bahwa Indeks Manajer Pembelian (PMI) Afrika Selatan mengalami penurunan signifikan pada Juni 2024. Setelah mencatat angka 50.4 pada Mei 2024, PMI turun ke 49.2 di bulan berikutnya.
PMI merupakan indikator utama dari kondisi ekonomi sektor manufaktur. Angka di bawah 50 biasanya menandakan kontraksi dalam sektor tersebut, yang mengindikasikan bahwa aktivitas ekonomi mengalami penurunan. Ini merupakan perkembangan yang mengkhawatirkan bagi ekonomi Afrika Selatan, yang sudah menghadapi berbagai tantangan struktural.
Penurunan PMI ini bisa diakibatkan oleh beberapa faktor, termasuk sengketa perdagangan global, tekanan inflasi yang meningkat, serta ketidakpastian politik domestik. Para ekonom dan pelaku pasar akan mengamati data ini dengan cermat untuk memprediksi langkah-langkah kebijakan ekonomi yang mungkin diambil oleh pemerintah Afrika Selatan dalam menanggapi kondisi ini.