Stok distilat mingguan Amerika Serikat menunjukkan penurunan signifikan, mencapai -3.124 juta barel, menurut data terbaru yang dirilis pada 9 Oktober 2024. Angka terbaru ini lebih buruk dari perkiraan sebelumnya, yang tercatat sebesar -1.284 juta barel.
Penurunan yang terjadi kali ini mencerminkan situasi pasar energi yang cukup menantang, di tengah permintaan yang terus meningkat dan tekanan pada suplai akibat berbagai faktor global. Kondisi ini dapat mempengaruhi harga minyak dan produk distilat lainnya, yang kemungkinan akan mengalami kenaikan seiring dengan berkurangnya persediaan.
Dengan angka yang dirilis ini, para pelaku pasar diharapkan lebih waspada dalam menghadapi fluktuasi harga energi, seraya mempersiapkan strategi untuk menavigasi tantangan yang ada. Para analis pun memperkirakan bahwa langkah-langkah pemerintah dan kebijakan energi setempat akan menjadi faktor penting dalam menjaga kestabilan pasar.