Pada 18 Desember 2024, data impor minyak mentah Amerika Serikat menunjukkan penurunan yang signifikan. Angka terbaru menunjukan -1.131 juta barel, turun tajam dari posisi sebelumnya yaitu -0.170 juta barel. Penurunan ini menandakan adanya perubahan dalam pola konsumsi dan pasokan energi di negara ekonomi terbesar dunia.
Penurunan importasi ini bisa menjadi cerminan dari beberapa faktor, termasuk peningkatan produksi minyak dalam negeri akibat teknologi pengeboran yang lebih maju, serta kemungkinan penurunan permintaan dari sektor industri. Selain itu, kebijakan AS untuk lebih mandiri dalam energi mungkin juga memainkan peran penting dalam perubahan ini.
Terlepas dari alasan di balik angka ini, perubahan impornya dapat memiliki implikasi besar bagi pasar minyak global dan harga energi secara umum. Pengamat ekonomi global akan memantau dengan cermat untuk melihat bagaimana tren ini akan mempengaruhi dinamika pasokan dan permintaan minyak di pasar internasional dalam beberapa bulan mendatang.