Saham-saham India mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan Senin pagi, setelah laporan bahwa ukuran inflasi harga konsumen yang disukai oleh Federal Reserve meningkat lebih rendah dari yang diperkirakan pada bulan November. Perkembangan ini meredakan beberapa kekhawatiran terkait penyesuaian suku bunga AS di masa depan.
Indeks utama S&P/BSE Sensex naik 493 poin, atau 0,6%, mencapai 78.534, sementara indeks NSE Nifty yang lebih luas naik 136 poin, atau 0,6%, menjadi 23.723.
Memimpin kenaikan adalah saham-saham keuangan dan logam, dengan peningkatan signifikan terlihat pada Hindalco, Tata Steel, HDFC Bank, Shriram Finance, dan JSW Steel, masing-masing naik antara 1% dan 2%.
Sebaliknya, UltraTech Cement mengalami penurunan 0,5% setelah tinjauan Komisi Persaingan India terhadap akuisisi India Cements.
AGI Greenpac turun 3,1% di tengah laporan terkait kegiatan penggalangan dana.
Brightcom Group melonjak 5% setelah perusahaan memberikan pembaruan tentang langkah-langkah yang direncanakan untuk mengangkat suspensi perdagangannya.
Indian Oil Corporation mengalami sedikit kenaikan setelah dewan direksinya menyetujui investasi sebesar Rs 4.382 crore untuk proyeknya di Odisha.
Saham Vedanta tetap relatif stabil, setelah pengumuman mengenai modifikasi rencana pemisahan yang sebelumnya diusulkan.