ANKARA, 26 Desember 2024 — Bank Sentral Turki mengambil langkah yang cukup signifikan dengan menurunkan suku bunga repo satu minggu dari 50,00% menjadi 47,50%. Penyesuaian terbaru ini dilakukan pada Desember 2024, setelah sebelumnya mencapai puncak pada November tahun yang sama.
Keputusan ini diambil di tengah berbagai upaya untuk menstabilkan perekonomian negara yang telah mengalami berbagai tekanan inflasi. Dengan pemangkasan suku bunga ini, pemerintah Turki berharap dapat mendorong pinjaman dan investasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.
Langkah ini disambut dengan reaksi beragam dari pasar, dengan beberapa analis menyebutnya sebagai langkah berani yang diperlukan untuk merangsang aktivitas ekonomi, sementara yang lain mempertanyakan dampaknya pada inflasi dan stabilitas nilai tukar mata uang. Meski demikian, kebijakan ini menandai arah baru dalam kebijakan moneter Turki, yang terus mencari jalan untuk menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan kontrol inflasi.