Saham Eropa mengalami kenaikan pada hari Selasa, terutama didorong oleh keuntungan di sektor perbankan. Para pelaku pasar terus mengevaluasi potensi tindakan Donald Trump, yang memulai masa jabatan keduanya sebagai Presiden Amerika Serikat. Pemerintahannya memulai serangkaian perintah eksekutif dan mengisyaratkan pengenalan tarif pada impor dari Kanada dan Meksiko.
Secara bersamaan, investor terus memantau perkembangan yang muncul dari World Economic Forum, yang dimulai pada hari Senin di Davos, Swiss.
Sektor otomotif menghadapi tantangan setelah Trump mencabut perintah eksekutif pemerintahan sebelumnya mengenai kendaraan listrik.
Indeks Stoxx 600 pan-Eropa mengalami kenaikan sebesar 0,4%. FTSE 100 Inggris meningkat 0,33%, DAX Jerman naik 0,25%, dan CAC 40 Prancis naik 0,48%. Sementara itu, SMI Swiss menutup sesi dengan kenaikan 0,61%.
Di tempat lain di Eropa, pasar di Denmark, Finlandia, Yunani, Irlandia, Polandia, Rusia, dan Swedia ditutup dengan catatan positif.
Sebaliknya, Belanda, Norwegia, Portugal, dan Turkiye mencatat penurunan, sementara Austria, Belgia, Islandia, dan Spanyol hampir tidak berubah.
Di pasar Inggris, Lloyds Banking Group melihat sahamnya naik 4%. Peningkatan signifikan lainnya termasuk Games Workshop, Endeavour Mining, Airtel Africa, Ashtead Group, AstraZeneca, dan Smith (DS), yang naik antara 2,2% dan 3,2%.
Di antara entitas Inggris terkemuka lainnya, BAE Systems, St. James's Place, IAG, Admiral Group, Severn Trent, Barclays Group, Hikma Pharmaceuticals, Fresnillo, Marks & Spencer, dan National Grid juga ditutup lebih tinggi secara signifikan.
Namun, Pershing Square Holdings, Associated British Foods, dan Rightmove mengalami penurunan antara 2,5% hingga 2,8%. Glencore, Haleon, Sainsbury (J), Anglo American Plc, Rio Tinto, dan Mondi berakhir lebih rendah antara 1% hingga 1,7%.
Di pasar Jerman, Siemens Healthineers melonjak sekitar 3,3%, sementara Siemens Energy naik hampir 3%. Sartorius mencatat kenaikan 1,8%. Perusahaan lain seperti Merck, Siemens, Rheinmetall, dan Henkel juga menikmati kinerja yang kuat.
Sebaliknya, produsen mobil terkenal BMW, Porsche, Volkswagen, dan Mercedes-Benz melihat saham mereka turun antara 0,6% hingga 1,9%. Deutsche Post, Commerzbank, dan Fresenius Medical Care juga melemah pada akhir sesi.
Di Prancis, LVMH dan Hermès International keduanya mencatat kenaikan melebihi 2,5%. Essilor naik sekitar 1,8%, dengan Eurofins Scientific, Veolia, Dassault Systèmes, dan Capgemini mencatat kenaikan antara 0,9% hingga 1,1%.
Vivendi ditutup hampir 2,5% lebih rendah, sementara Stellantis, ArcelorMittal, Pernod Ricard, TotalEnergies, Carrefour, dan STMicroelectronics mencatat kerugian antara 0,6% hingga 1,4%.
Dari sisi ekonomi, data dari Office for National Statistics Inggris menunjukkan sedikit peningkatan dalam tingkat pengangguran selama kuartal ketiga. Meskipun pertumbuhan upah tinggi, pengurangan lowongan pekerjaan menunjukkan potensi penurunan tekanan upah.
Tingkat pengangguran naik menjadi 4,4% dari 4,3% dalam rentang waktu September hingga November, sesuai dengan ekspektasi. Rata-rata pendapatan, tidak termasuk bonus, meningkat sebesar 5,6% selama tiga bulan hingga November dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sedikit melebihi ekspektasi; pendapatan termasuk bonus naik sebesar 5,6% seperti yang diharapkan.
Di Jerman, sentimen ekonomi memburuk lebih dari yang diperkirakan pada bulan Januari. Menurut survei oleh lembaga think tank ZEW, ekonomi tetap bermasalah untuk tahun kedua berturut-turut, dengan tekanan inflasi meningkat baru-baru ini.
Indikator Sentimen Ekonomi ZEW turun menjadi 10,3 dari 15,7 pada bulan Desember, lebih rendah dari yang diharapkan 15,2. Namun, penilaian terhadap lanskap ekonomi saat ini menunjukkan sedikit perbaikan, dengan indeks terkait meningkat sebesar 2,7 menjadi -90,4, lebih baik dari yang diharapkan -93,1.
Data dari Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) menunjukkan pemulihan dalam penjualan mobil baru di seluruh Uni Eropa menjelang akhir tahun, terutama didorong oleh pertumbuhan yang kuat di pasar Spanyol.
Pendaftaran mobil baru meningkat sebesar 5,1% dari tahun ke tahun pada bulan Desember, mencapai 910.505 unit, sehingga membalikkan penurunan 1,9% yang terjadi pada bulan November.
Dari empat pasar utama, Spanyol menunjukkan pertumbuhan yang kuat sebesar 28,8%, diikuti oleh Prancis dengan kenaikan yang moderat sebesar 1,5%. Sementara itu, penjualan turun sebesar 7,1% di Jerman, dan Italia mengalami penurunan sebesar 4,9%.