Manila, Filipina - Neraca perdagangan Filipina mencatat penurunan yang signifikan selama bulan Januari 2025, dengan defisit mencapai -5.089 juta dolar AS. Angka ini menunjukkan peningkatan defisit dari bulan sebelumnya, Desember 2024, yang sebesar -4.135 juta dolar AS. Pembaruan data ini diumumkan pada tanggal 28 Februari 2025.
Peningkatan defisit ini mengindikasikan bahwa impor terus melampaui ekspor, menimbulkan kekhawatiran di kalangan ekonom terkait ketidakseimbangan dalam ekonomi Filipina. Padahal, pertumbuhan ekspor diharapkan dapat memberikan dukungan bagi perekonomian yang lebih berkelanjutan.
Perubahan ini memberikan tekanan tambahan pada pemerintah Filipina untuk mengatasi masalah perdagangan yang tengah berlangsung. Kebijakan untuk mendorong ekspor dan mengendalikan impor mungkin perlu dipertimbangkan agar neraca perdagangan dapat kembali ke arah yang lebih seimbang dalam jangka panjang.