Futures saham AS turun pada hari Kamis setelah Presiden Donald Trump mengumumkan tarif 25% pada semua mobil yang dibuat di luar negeri. Tarif baru ini, yang dijadwalkan akan diterapkan pada 2 April, sejalan dengan bea timbal balik yang ditujukan pada negara-negara yang memberlakukan pajak mereka sendiri pada barang-barang AS — sebuah kebijakan yang Trump nyatakan akan berlanjut sepanjang masa jabatan keduanya. Pengumuman ini menyebabkan saham General Motors dan Ford turun sekitar 6% dan 5%, masing-masing. Pasar mengalami volatilitas yang meningkat karena ketidakpastian seputar sejauh mana tarif tersebut dan kemungkinan tindakan balasan, memicu kekhawatiran akan dampak ekonomi yang lebih luas. Dalam sesi perdagangan hari Rabu, S&P 500 dan Nasdaq Composite turun masing-masing sebesar 1,12% dan 2,04%, tertekan oleh penjualan besar-besaran pada saham teknologi. Dow juga turun tipis sebesar 0,31%. Perusahaan teknologi besar seperti Tesla (-5,6%), Nvidia (-5,7%), Meta (-2,5%), Palantir (-4,4%), dan Amazon (-2,2%) berada di garis depan penurunan ini.