Pada hari Kamis, indeks FTSE 100 mengalami penurunan, mencapai angka 8.530, berkinerja lebih buruk dibandingkan rekan-rekannya di Eropa. Perubahan ini terjadi saat investor mengevaluasi baik penurunan suku bunga Bank of England maupun perjanjian dagang Inggris dengan Amerika Serikat. Kesepakatan dagang terbaru ini mempertahankan tarif AS sebesar 10% pada barang-barang Inggris, sambil memasukkan beberapa kontrak pengadaan tambahan dan menunda pembahasan mengenai pembukaan pasar Inggris untuk produk pertanian dan daging sapi AS.
Di London, Bank of England menurunkan Bank Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,25%, sesuai dengan ekspektasi. Namun, dua anggota Komite Kebijakan Moneter memilih untuk mempertahankan suku bunga saat ini, memberikan bayangan bagi mereka yang mendukung pemotongan yang lebih besar. Keputusan ini menunjukkan pendekatan hati-hati yang mungkin diambil oleh Bank terkait penurunan suku bunga di masa depan.
Dalam hal saham individu, harga saham Airtel Africa turun 9% setelah hasil keuangan mereka, sementara Centrica mengalami penurunan 7% setelah mengeluarkan pembaruan perdagangan yang menunjukkan kinerja yang lebih lemah di unit energi residensialnya. Sebaliknya, saham IMI dan Mondi naik lebih dari 4% setelah merilis laporan kinerja kuartal pertama mereka. Selain itu, Next mengalami kenaikan hampir 1% setelah melampaui proyeksi dengan peningkatan penjualan harga penuh sebesar 11,4% untuk kuartal pertama dan kemudian menaikkan panduannya.