Pada bulan Maret 2025, Yunani mengalami pelebaran defisit perdagangan menjadi EUR 3,0 miliar, dibandingkan dengan EUR 2,4 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perubahan ini terjadi karena negara tersebut mengalami penurunan ekspor bersamaan dengan peningkatan impor. Secara spesifik, ekspor turun sebesar 8,4% secara tahunan menjadi EUR 3,9 miliar, terutama disebabkan oleh penurunan penjualan ke negara-negara non-UE (-15%) dan dalam UE (-2,7%). Di sisi lain, impor meningkat sebesar 3,8%, mencapai EUR 7,0 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan pembelian dari negara-negara UE (4,6%) serta negara-negara non-UE (2,8%). Selama kuartal pertama tahun 2025, defisit perdagangan Yunani sedikit meningkat menjadi EUR 8,3 miliar dari EUR 8,0 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang disebabkan oleh penurunan ekspor sebesar 1,7% dan kenaikan impor yang moderat sebesar 0,4%.