Pound sterling Inggris mengalami lonjakan singkat, naik 0,5% mencapai $1,3356, setelah laporan bahwa Presiden Trump akan mengumumkan kesepakatan perdagangan AS-Inggris di kemudian hari. Kenaikan awal ini didorong oleh laporan berita yang menyertai petunjuk media sosial Trump tentang "kesepakatan perdagangan besar," yang kemudian dikaitkan dengan Inggris. Kenaikan pound ini juga mencerminkan pelemahan umum dolar, tren yang telah berlaku di pasar mata uang sejak pengumuman tarif Trump pada 2 April, yang memicu kekhawatiran akan resesi AS yang potensial di samping kekhawatiran inflasi yang sedang berlangsung. Selanjutnya, kenaikan pound ini tidak bertahan lama, turun ke $1,327 saat investor mengalihkan perhatian mereka ke keputusan suku bunga Bank of England yang akan datang. Pemotongan sebesar 25 basis poin diperkirakan secara luas, tetapi pelaku pasar akan sangat fokus pada panduan ke depan mengenai langkah-langkah pelonggaran tambahan dalam beberapa bulan mendatang, terutama mengingat optimisme yang meningkat terkait kesepakatan perdagangan yang prospektif dengan AS.