Futures tembaga naik melampaui $4,60 per pon pada hari Kamis, memulihkan sebagian dari kerugian yang terjadi pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh indikator permintaan yang kuat di China, konsumen tembaga terbesar di dunia, yang memperkuat prospek pasar. Analis menyoroti aktivitas pembelian signifikan dari State Grid Corp of China, yang telah mendorong peningkatan pesanan di antara produsen kabel dan kawat. Selain itu, data menunjukkan peningkatan hampir 16% dalam penjualan peralatan rumah tangga selama liburan lima hari di awal Mei di China, mencerminkan permintaan konsumen yang kuat. Selain itu, pertemuan antara perwakilan AS dan China di Swiss akhir pekan ini bertujuan untuk menangani masalah perdagangan, menumbuhkan optimisme untuk kemungkinan kesepakatan. Dalam perkembangan lain, bank sentral China meningkatkan upaya stimulus awal pekan ini dengan menerapkan pengurangan 10 basis poin pada suku bunga pinjaman utama dan menurunkan rasio persyaratan cadangan bank sebesar 50 basis poin, yang semakin mendukung perkiraan permintaan.