Laporan menunjukkan bahwa Presiden Donald Trump sedang bersiap untuk mengumumkan kesepakatan dagang dengan Inggris. Di Truth Social, Trump menyinggung tentang "kesepakatan dagang besar" dengan "negara besar dan sangat dihormati," meskipun dia tidak secara eksplisit menyebutkan Inggris. Sumber-sumber menginformasikan kepada The New York Times bahwa perjanjian tersebut diselesaikan setelah diskusi di Washington, D.C. Kesepakatan ini kemungkinan akan mencakup pengecualian yang memungkinkan ekspor tertentu dari Inggris, seperti mobil dan baja, untuk menghindari penerapan tarif penuh sebesar 25%. Dalam perkembangan terkait, Menteri Keuangan Scott Bessent menginformasikan kepada DPR bahwa Amerika Serikat saat ini sedang terlibat dalam negosiasi dagang dengan 17 dari 18 mitra dagang terpentingnya.