Pada bulan April 2025, cadangan devisa Singapura turun menjadi SGD 508,22 miliar, turun dari SGD 514,25 miliar yang telah direvisi pada bulan Maret. Penurunan ini merupakan tingkat cadangan terendah sejak Desember 2024, terutama disebabkan oleh penurunan baik dalam kepemilikan emas dan devisa (SGD 497,98 miliar dibandingkan dengan SGD 503,99 miliar pada bulan Maret) dan Hak Penarikan Khusus (SDR) (SGD 8,40 miliar dibandingkan dengan SGD 8,54 miliar). Sebaliknya, posisi cadangan Dana Moneter Internasional (IMF) mengalami peningkatan, naik menjadi SGD 1,84 miliar dari SGD 1,72 miliar. Sebagai konteks, pada bulan April 2024, cadangan berada pada SGD 500,31 miliar.