Ukraina mengalami peningkatan defisit neraca dagang yang signifikan pada April 2025, menembus angka USD -11,5 miliar. Data terbaru yang dirilis pada 13 Juni 2025 menunjukkan bahwa defisit ini meningkat dari posisi sebelumnya sebesar USD -8,5 miliar pada Maret 2025.
Kondisi ini menunjukkan adanya tekanan ekonomi yang terus berlanjut di Ukraina, di tengah situasi perdagangan internasional yang mungkin mengalami ketidakstabilan. Penurunan ini mengindikasikan bahwa impor masih jauh lebih tinggi dibandingkan ekspor, mempengaruhi neraca perdagangan negara tersebut.
Pengamat ekonomi menyarankan agar pemerintah Ukraina segera mengambil langkah strategis untuk mengendalikan impor dan mendorong ekspor guna menstabilkan posisi ekonomi negara. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi tekanan pada neraca perdagangan dan meningkatkan daya saing produk-produk Ukraina di pasar global.