Indeks dolar AS mempertahankan posisinya di atas 98 pada hari Selasa, mendekati puncak tiga minggu saat investor menantikan laporan inflasi konsumen bulan Juni. Laporan ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang dampak tarif pemerintahan Trump terhadap harga. Ketua Federal Reserve Jerome Powell baru-baru ini menyarankan bahwa inflasi kemungkinan akan meningkat selama musim panas karena tekanan tarif, yang sejalan dengan keyakinan yang berkembang bahwa The Fed mungkin menunda pemotongan suku bunga hingga akhir tahun. Secara paralel, kekhawatiran tentang independensi bank sentral muncul kembali ketika Presiden Donald Trump sekali lagi mengkritik Powell, menganjurkan agar suku bunga ditetapkan pada 1% atau di bawahnya. Di bidang perdagangan, Trump mengindikasikan keterbukaannya untuk melanjutkan negosiasi tarif dengan Uni Eropa dan mitra utama lainnya. Namun demikian, dia juga mengeluarkan peringatan tentang penerapan tarif sekunder 100% pada Rusia jika tidak ada kesepakatan damai dengan Ukraina yang dicapai dalam waktu 50 hari.