Indeks KOSPI turun sebesar 0,54% menjadi sekitar 3.197 pada hari Rabu, karena investor memilih untuk mengambil keuntungan setelah reli kuat yang telah mendorong indeks ke level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Sentimen pasar yang berlaku dipengaruhi oleh kombinasi indikator ekonomi yang melemah dan langkah kebijakan terbaru. Di antara indikator tersebut, harga ekspor turun sebesar 4,5% secara tahunan pada bulan Juni, setelah penurunan 2,6% pada bulan Mei, sebagian besar disebabkan oleh tarif baru yang diterapkan oleh AS. Demikian pula, harga impor turun sebesar 6,2% pada bulan Juni, memburuk dari penurunan 5,1% pada bulan Mei. Selain itu, fokus investor beralih ke potensi reformasi struktural, setelah pemerintah mengungkapkan rencana untuk menetapkan peta jalan guna mencapai status pasar maju dengan MSCI. Inisiatif ini merupakan komponen kunci dari strategi Presiden Lee untuk meningkatkan investasi asing dengan memfasilitasi transisi Korea Selatan dari pasar berkembang menjadi pasar maju. Di ranah korporasi, penurunan signifikan diamati pada KB Financial Group (turun 3,43%), SK Hynix (turun 1,68%), dan LG Energy Solution (turun 1,26%).