Imbal hasil pada obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun turun menjadi 4,46% pada hari Rabu, mundur dari level tertinggi lima minggu sebelumnya sebesar 4,5% setelah inflasi harga produsen yang lebih rendah. Pada bulan Juni, baik harga produsen utama maupun inti tetap tidak berubah dari bulan sebelumnya, bertentangan dengan perkiraan kenaikan 0,2%. Data ini bertentangan dengan bukti terbaru tentang harga konsumen yang stabil. Pasar keuangan terus mengantisipasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga dana saat ini tidak berubah bulan ini, dengan harapan adanya pemotongan suku bunga pada bulan September. Selain itu, Presiden AS Trump telah mengumumkan pengurangan tarif pada impor Indonesia menjadi 19%, turun dari yang sebelumnya dinyatakan sebesar 32%, menandakan kemungkinan bagi mitra dagang utama untuk merundingkan tarif yang lebih rendah sebelum batas waktu 1 Agustus.