Pada bulan Juni 2025, Jepang mengalami sedikit peningkatan dalam impor, mencatat kenaikan sebesar 0,2% dari tahun sebelumnya, dengan total JPY 9.009,5 miliar. Ini menandai peningkatan pertama dalam tiga bulan, menentang prediksi pasar yang memperkirakan penurunan sebesar 1,6%. Pertumbuhan ini sebagian besar disebabkan oleh inisiatif Tokyo yang bertujuan untuk meningkatkan permintaan domestik di kalangan rumah tangga dan bisnis. Secara khusus, impor dari China mengalami kenaikan sebesar 5,3%, sementara impor dari negara-negara ASEAN dan Uni Eropa meningkat masing-masing sebesar 3,5% dan 14,7%. Sebaliknya, terdapat penurunan impor dari Amerika Serikat (-2,0%), Rusia (-33,8%), dan Timur Tengah (-21,2%).