Pada 18 Juli 2025, Bank Sentral Angola mengumumkan bahwa tingkat suku bunga acuan di negara tersebut tetap tidak berubah pada posisi 19.50%. Ini merupakan periode kedua berturut-turut di mana suku bunga dipertahankan setelah sebelumnya juga berada di tingkat yang sama.
Keputusan untuk mempertahankan suku bunga ini menunjukkan upaya Bank Sentral Angola untuk memastikan stabilitas ekonomi dan menahan inflasi. Dengan mempertahankan suku bunga di level 19.50%, pihak berwenang tampaknya mempertahankan pendekatan hati-hati mereka dalam mengelola perekonomian, terutama dalam konteks inflasi global dan tantangan ekonomi lainnya.
Angka ini tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yang juga mencatat tingkat suku bunga 19.50%. Keberlanjutan tingkat suku bunga ini akan menjadi topik perhatian bagi para pelaku ekonomi di negara tersebut, mengingat pengaruhnya terhadap pinjaman dan investasi bisnis.