Pada 18 Juli 2025, Lembaga Pengawas Perdagangan Komoditas Berjangka Amerika Serikat (CFTC) melaporkan menurunnya net posisi spekulatif minyak mentah. Data terbaru mengungkapkan bahwa net posisi spekulatif saat ini telah mencapai 162.4 ribu, turun dari angka sebelumnya yang berada pada level 209.4 ribu.
Penurunan ini menandakan bahwa spekulan mengurangi taruhan mereka terhadap harga minyak ke depannya. Perubahan sebesar 47 ribu poin ini mungkin mencerminkan ketidakpastian pasar atau penyesuaian strategi investasi para spekulan di tengah volatilitas harga minyak global dan perkembangan ekonomi yang dinamis.
Perubahan spekulatif ini berpotensi memberikan dampak pada pasar minyak dunia, mengingat Amerika Serikat adalah salah satu produsen dan konsumen minyak terbesar. Menurunnya posisi ini dapat mencerminkan perubahan pandangan tentang prospek ekonomi atau potensi pasokan minyak di masa mendatang. Pejabat industri dan investor akan terus memonitor kondisi ini untuk mengevaluasi dampak pasar lebih lanjut.