Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang bertenor 10 tahun turun sekitar 5 basis poin, menetap di sekitar 1,5% pada hari Senin. Pergerakan ini mencerminkan penurunan signifikan dalam imbal hasil Treasury AS, setelah laporan pekerjaan AS untuk bulan Juli yang mengecewakan. Data tersebut memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan melakukan pemotongan suku bunga pada bulan September, dengan lebih dari 63 basis poin pelonggaran diantisipasi pada akhir tahun. Investor juga menilai dampak ekonomi yang lebih luas dari tarif balasan ekstensif Presiden Donald Trump terhadap pertumbuhan dan inflasi global. Di dalam negeri, pelaku pasar menantikan risalah rapat kebijakan terbaru Bank of Japan untuk indikasi mengenai kenaikan suku bunga di masa depan. Meskipun Bank of Japan mempertahankan suku bunganya pada level sebelumnya minggu lalu, bank tersebut menyesuaikan perkiraan inflasinya ke atas dan menyoroti peningkatan risiko yang berasal dari ketegangan perdagangan global.