Futures minyak mentah WTI mengalami kenaikan 1%, ditutup pada $63,4 per barel pada hari Senin. Kenaikan ini terjadi setelah diskusi di Washington antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Pertemuan ini berlangsung setelah pertemuan puncak yang tidak menghasilkan kesepakatan antara AS dan Rusia di Alaska pada Jumat sebelumnya. Para investor dengan cermat mengamati potensi konsekuensi dari pembicaraan ini terhadap pasokan minyak global, terutama terkait modifikasi sanksi atau langkah menuju rekonsiliasi. Trump mengindikasikan bahwa Ukraina mungkin perlu meninggalkan aspirasi untuk merebut kembali Krimea yang dianeksasi atau bergabung dengan NATO, menunjukkan preferensi untuk lebih dekat dengan Moskow guna mengejar kesepakatan damai daripada hanya gencatan senjata. Sementara itu, kekhawatiran tentang aliran energi muncul kembali setelah penasihat Gedung Putih Peter Navarro mengkritik pembelian minyak mentah Rusia oleh India. Harga minyak telah turun lebih dari 10% bulan ini, sebagian besar disebabkan oleh ketegangan perdagangan dan peningkatan pasokan dari OPEC+.