Dolar Australia mengalami sedikit penurunan ke sekitar $0,668 pada hari Rabu, namun tetap mendekati level puncaknya sejak awal November tahun sebelumnya. Hal ini terjadi ketika pasar mengalihkan perhatian mereka ke keputusan kebijakan penting dari Federal Reserve AS. Dolar AS terus menghadapi tekanan karena ekspektasi semakin menguat terkait penurunan suku bunga seperempat poin oleh Federal Reserve minggu ini. Namun, perhatian lebih besar tertuju pada dot plot terbaru dari The Fed, yang dapat memberikan wawasan tentang potensi pemotongan suku bunga tambahan mengingat angka ketenagakerjaan yang lemah, inflasi yang terus-menerus, dan pengaruh politik. Di dalam negeri, perhatian tertuju pada laporan ketenagakerjaan hari Kamis, yang diperkirakan akan mengungkapkan penciptaan 20.000 hingga 25.000 pekerjaan baru, dengan tingkat pengangguran tetap di 4,2%. Data ini sangat penting untuk pertimbangan kebijakan Reserve Bank of Australia. Proyeksi pasar kini menunjukkan peluang kecil untuk pemotongan suku bunga pada bulan September, dengan ekspektasi pelonggaran pada bulan November berkurang menjadi 70% karena data terbaru yang kuat. Di tingkat internasional, AS dan China, mitra dagang utama bagi Australia, telah menyetujui kesepakatan yang akan membuat TikTok beralih ke kepemilikan AS. Persetujuan akhir dari pengaturan ini diharapkan terjadi selama panggilan telepon antara Presiden Trump dan Xi pada hari Jumat.