Indeks dolar tetap di atas 99,2 pada hari Selasa, setelah kenaikannya di sesi sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh meredanya ketegangan antara AS dan China, dengan kedua negara menunjukkan kesiapan untuk memulai kembali pembicaraan dagang menjelang kemungkinan pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping akhir bulan ini. Sebelumnya, pada hari Jumat, Trump mengancam akan memberlakukan tarif besar pada impor China sebagai balasan atas kontrol ekspor baru China terhadap mineral tanah jarang. Namun, dia kemudian mengambil sikap yang lebih damai, menyarankan bahwa hubungan dagang pada akhirnya akan membaik. Sementara itu, penutupan pemerintah AS yang sedang berlangsung telah membatasi rilis data ekonomi, mendorong investor untuk fokus pada laporan pendapatan mendatang dari bank-bank besar untuk mendapatkan wawasan tentang lingkungan ekonomi. Dolar AS mempertahankan kekuatannya terhadap sebagian besar mata uang utama dan menguat terhadap yen di tengah ketidakpastian politik yang meningkat di Jepang.