Pada Oktober 2025, Vietnam mengalami peningkatan surplus perdagangan, mencapai USD 2,6 miliar, dibandingkan dengan USD 2,03 miliar pada Oktober 2024. Terdapat peningkatan ekspor sebesar 17,5% dari tahun ke tahun, dengan total USD 42,05 miliar, dan kenaikan impor sebesar 16,8%, mencapai USD 39,45 miliar. Selama sepuluh bulan pertama tahun 2025, surplus perdagangan kumulatif negara ini mencapai USD 19,56 miliar, dengan ekspor dan impor meningkat masing-masing sebesar 16,2% dan 18,6%. Pengiriman barang industri olahan mencapai USD 346,73 miliar, yang merupakan 88,7% dari total ekspor. Amerika Serikat tetap menjadi tujuan ekspor terbesar Vietnam, dengan pendapatan ekspor naik menjadi USD 126,2 miliar. Sementara itu, China menjadi sumber impor terbesar, menyumbang USD 150,9 miliar. Pada bulan Juli tahun yang sama, sebuah perjanjian perdagangan dicapai antara AS dan Vietnam, memperkenalkan tarif 20% pada impor dari Vietnam, menandai pengurangan yang signifikan dari tarif 46% yang sebelumnya dipertimbangkan. Pada tahun 2024, ekspor ke AS mewakili sekitar 30% dari PDB Vietnam.