Harga emas bertahan di sekitar $3,980 per ons pada hari Kamis, tetap dalam kisaran sempit mendekati level terendah empat minggu. Hal ini terjadi karena investor terus meremehkan kemungkinan pemotongan suku bunga lebih lanjut di AS. Pada bulan Oktober, penggajian sektor swasta AS melampaui ekspektasi dengan kenaikan sebesar 42.000, melebihi perkiraan kenaikan 25.000. Selain itu, ISM Services PMI mencapai level tertinggi dalam delapan bulan. Angka-angka ini memperkuat pandangan bahwa ruang untuk pemotongan suku bunga lebih lanjut terbatas, mengingat inflasi tetap di atas target dan penutupan pemerintah telah menunda data pasar tenaga kerja yang penting. Situasi ini diperparah oleh sikap hawkish dari beberapa pejabat Federal Reserve, yang menggemakan komentar terbaru dari Ketua Powell bahwa pemotongan suku bunga terbaru mungkin menjadi yang terakhir untuk tahun ini. Namun demikian, beberapa pembuat kebijakan menekankan perlunya penurunan suku bunga seiring waktu. Lebih lanjut, sentimen terhadap aset berisiko telah membaik, mengurangi daya tarik emas sebagai tempat berlindung yang aman.