Futures baja tulangan di China telah turun menjadi CNY 3,040 per ton, turun dari puncak dua bulan sebesar CNY 3,120 pada 28 Oktober. Penurunan ini dapat dikaitkan dengan melemahnya permintaan dan peningkatan proteksionisme perdagangan oleh mitra dagang utama China. Pada bulan Oktober, ekspor baja China menurun sebesar 12,5% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total 978,2 juta ton, menandai penurunan pertama tahun ini. Hal ini menyoroti dampak dari langkah-langkah proteksionis dari konsumen di Asia Tenggara dan Amerika Latin, mendorong pabrik domestik untuk mengurangi ketergantungan pada klien asing. Akibatnya, selisih harga intra-Asia semakin ketat, dengan produsen semakin beralih ke baja India dan Rusia. Secara bersamaan, Indeks Manajer Pembelian (PMI) konstruksi resmi China telah turun menjadi 49,1, menyamai rekor terendah dan menunjukkan kontraksi ketiga berturut-turut di sektor ini. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh daya beli rumah tangga yang menurun dan pembatasan pemerintah yang bertujuan untuk mengekang kelebihan pasokan perumahan, yang berdampak negatif pada prospek baja tulangan dan bahan konstruksi.