Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia naik 53 poin, atau 0,7%, mencapai 8.425 selama perdagangan pagi hari Senin. Pergerakan naik ini menandai rebound dari penutupan datar pada sesi sebelumnya. Mayoritas sektor mengalami pertumbuhan, dengan peningkatan signifikan di komunikasi, perdagangan ritel, dan layanan konsumen. Lonjakan ini dapat dikaitkan dengan meningkatnya selera risiko setelah berakhirnya penutupan pemerintah AS terpanjang minggu lalu. Selain itu, konsumsi domestik menunjukkan ketahanan menjelang akhir tahun, dengan sentimen konsumen pada bulan Oktober mencapai puncaknya sejak April. Di AS, futures menunjukkan pembukaan positif di Wall Street nanti hari ini setelah penutupan campuran pada hari Jumat. Meskipun ada optimisme ini, kehati-hatian tetap ada menjelang pertemuan kebijakan Bank Indonesia yang akan datang dan rilis data neraca berjalan Q3 yang dijadwalkan akhir minggu ini. Di China, mitra dagang utama Indonesia, bank sentral akan melakukan penyesuaian bulanan terhadap suku bunga pinjaman utama, setelah mempertahankannya pada rekor terendah untuk sesi kelima berturut-turut pada bulan September. Pemain terdepan termasuk MD Entertainment, yang naik 4,4%, Cisarua Mountain Dairy sebesar 2,0%, Telkom Indonesia sebesar 1,4%, dan Bank Central Asia sebesar 1,2%.