Pada hari Selasa, imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun turun menjadi 4,11%, menandai titik terendahnya dalam sekitar satu minggu. Penurunan ini terjadi ketika investor beralih ke aset yang lebih aman, didorong oleh kekhawatiran baru tentang valuasi tinggi pada saham teknologi dan AI, yang mendorong peralihan dari investasi yang lebih berisiko. Selain itu, pelaku pasar khawatir bahwa rilis data ekonomi mendatang, setelah penutupan pemerintah, mungkin mempengaruhi sikap Federal Reserve terhadap pemotongan suku bunga lebih lanjut. Banyak pembuat kebijakan telah menyuarakan keraguan mengenai perlunya langkah pelonggaran tambahan. Angka terbaru dari Departemen Tenaga Kerja menunjukkan bahwa klaim pengangguran awal mencapai 232.000 untuk pekan yang berakhir pada 18 Oktober, sementara klaim lanjutan naik menjadi 1,957 juta, level tertinggi yang diamati sejak Agustus. Saat ini, pasar memperkirakan sekitar 46% kemungkinan penurunan 25 basis poin dalam suku bunga dana federal pada bulan mendatang.