Indeks FTSE 100 turun sebesar 1,4% untuk ditutup pada 9.543 pada hari Selasa, menandai titik terendahnya sejak 22 Oktober dan memperpanjang penurunannya ke hari keempat berturut-turut, sehingga mencatatkan rentetan kerugian terpanjang sejak Agustus. Penurunan ini berlanjut saat indeks mundur dari level rekor terbarunya, terutama didorong oleh penurunan yang lebih dalam pada saham keuangan. Memimpin penjualan adalah beberapa bank besar: HSBC turun sebesar 3,3%, Barclays sebesar 3%, Standard Chartered sebesar 2,9%, dan NatWest sebesar 2,8%. Sektor pertambangan industri juga mengalami tekanan, dengan Antofagasta turun sebesar 3,7%, Anglo American sebesar 3,4%, Glencore sebesar 2,6%, dan Rio Tinto sebesar 2,1%. Penurunan kepercayaan global ini berasal dari kekhawatiran investor yang meningkat tentang valuasi tinggi di sektor teknologi dan meningkatnya skeptisisme mengenai kemungkinan pemotongan suku bunga Federal Reserve pada bulan Desember. Di Inggris, fokus pasar beralih ke laporan inflasi yang akan datang minggu ini dan pengumuman anggaran pemerintah minggu depan. Di tengah penurunan yang lebih luas, beberapa saham berhasil berkinerja baik: Imperial Brands meningkat sebesar 2% setelah melaporkan laba tahunan yang melampaui ekspektasi, sementara Intermediate Capital Group naik sebesar 4,5% setelah berita bahwa Amundi akan mengakuisisi 9,9% saham di perusahaan tersebut.